- Anak saya sudah bisa mendownload di komputer saya, tapi yang didownload itu tanpa disadarinya adalah malware dan trojan. Sehingga merusak browser, bahkan mengambil alih desktop saya. Saya harus install ulang sistem saya, kehilangan banyak data-data penting di pekerjaan dan waktu untuk memperbaikinya.
- Anak saya meringkuk merasa sangat bersalah atas ketidaktahuan yang dilakukannya. Membuat saya mengeluh dalam hati, mengapa sekolah tidak mengajarkan tentang etika browsing dan keamanan data pada anak saya? Andai sekolah mengajarkan TIK padanya, tentu kerugian materil seperti ini bisa dihindari...
- Menarik napas yang menyesakan dada... bertanya-tanya...
- Mengapa pendidikan negara ini berjalan mundur?
- Tidak percaya diri. Bukti : kebiasaan menyontek dan copas (copy paste).
- Mengagungkan ijasah. Memberi harga lebih pada nilai formal ijasah ketimbang isinya. Hal ini menyebabkan orang cenderung pragmatis dan kapitalis.
- Ketidak-merataan sebaran informasi, sarana dan prasarana pendidikan.










